Meskipun memiliki kepribadian yang berbeda, Peco dan Smile telah berteman sejak kecil. Sekarang mereka berdua menjadi anggota paling berbakat di klub tenis meja di SMA Katase. Namun, saat Peco bertanding dengan pemain China, ia kalah mutlak hingga membuatnya hancur dan berpikir untuk berhenti bermain ping pong. Sementara itu, kepribadian smile yang mudah mengalah pada lawan saat bertanding segera di ketahui Pelatih Jou dan ia mulai memotivasi Smile untuk mengatasi hambatan psikologisnya. Pelatih Jou berusaha untuk mengasah bakat yang dimiliki Smile untuk menjadi pemain ping pong yang hebat.